Rabu, 01 Februari 2017

Teknologi adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi pada jaman sekarang ini teknologi merupakan hal yang sangat penting.
Perkembangan teknologi begitu pesat khususnya teknologi internet, hal itu membuat banyak praktisi-praktisi yang memanfaatkannya dalam menjalankan tugas dan aktivitas, seperti salah satunya adalah praktisi Public Relations (PR). 
Dengan memanfaatkan teknologi seorang PR melakukan aktivitasnya melalui media dan teknologi komunikasi serta jaringan komputer yang disebut dengan istilah Cyber Public Relations (Cyber PR) atau disebut juga PR 2.0. Sebelum dikenal istilah Cyber PR atau PR 2.0 lebih dahulu PR disebut dengan istilah PR Konvensional atau PR 1.0.
PR konvensional atau PR 1.0 adalah kegiatan PR yang masih menggunakan cara lama, yaitu masih membutuhkan jurnalis atau media sebagai pemyampai pesan. Untuk itu, seorang PR harus menjalin hubungan yang baik dengan media. Kegiatan PR konvensional dilakukan secara langsung dengan bertatap muka dan tidak menggunakan media internet. 
Hal ini memerlukan waktu yang lama dan biaya yang tidak sedikit serta waktu yang digunakan juga terbatas, misalnya saja ketika seorang PR harus menggelar konferensi pers ketika sebuah perusahaan yang diwakilinya mendapatkan isu negatif, maka ia harus menghubungi para wartawan terlebih dahulu dan pastinya juga membutuhkan biaya yang tidak murah. Akhirnya PR memanfaatkan perkembangan teknologi khususnya teknologi internet untuk memberi kemudahan dalam menjalankan aktivitasnya, yang kini dikenal dengan Cyber PR atau PR 2.0.
Sebelum membahas lebih jauh mengenai Cyber Public Relations, terlebih dahulu akan dijelaskan mengenai pengertiannya.
Dikutip dari Wikipedia, Humas dunia maya dalam bahasa Inggris: Cyber Public Relation, terkenal dengan singkatan Cyber PR adalah hubungan masyarakat (public relation atau PR) yang dilakukan dengan sarana media elektronik internet dalam membangun merek (brand) dan memelihara kepercayaan (trust), pemahaman, citra perusahaan/organisasi kepada public/khalayak dan dapat dilakukan secara one to one communication bersifat interaktif. 
Cyber PR adalah cara kerja Humas (Hubungan masyarakat) secara online, humas melakukan pekerjasan dengan menggunakan jaringan internet sebagai media bekerja, perkembang teknologi informasi membawa humas pemerintah maupun organisasi dan perusahaan, lewat Cyber PR penyebarluasan berita atau informasi melalui media sosial dan jejaring sosial juga lewat website dapat meningkatkan hubungan yang lebih baik antara humas dan khalayaknya, sehingga informasi yang diberikan lebih cepat sampai dan dapat dilakukan di mana saja, tanpa ada batas ruang.
Prinsip Cyber PR
Internet telah mengubah praktik publik relations dalam menggunakan media dan berinteraksi Internet membuat terciptanya publik aktif yang ikut membentuk pemberitaan dalam media Apakah yang telah dianggap baik dalam media konvensional, dominasi sedikit jaringan dan reporter/jurnalis telah berganti, karena informasi bisa diakses langsung oleh konsumen/khalayak.
Salah satu tugas seorang PR adalah meningkatkan reputasi, Ada beberapa aktivitas cyber-PR yang bisa dilakukan untuk memperkuat reputasi. Pertama, membuat website sehingga target audience Anda bisa memperoleh informasi sesuai keinginan mereka. Kedua, membuat media kit online. Ketiga, mengirimkan informasi secara reguler ke media dan juga pelanggan. Keempat, mengaitkan bisnis Anda dengan topik-topik actual sehingga memudahkan pelanggan menemukan produk atau jasa Anda. Kelima, dalam kondisi krisis atau ada masalah, perlu menciptakan akses informasi yang lebih cepat dari biasanya. Keenam, bergabung dengan kelompok diskusi online sehingga bisa memantau reputasi brand dan target potensial pasar Anda. Ketujuh, membuat promosi online dan even yang bisa memberikan dimensi baru bagi pemasaran. Terakhir, membangun hubungan yang baik dengan semua pemangku kepentingan. (Widodo, 2009)
Dalam kegiatannya di internet PR menggunakan beberapa sarana prasarana yang ada, antara lain email, mailing list, yahoo messager, website, news group, maupun jejaring sosial. Bahkan jejaring sosial menjadi sarana populer dan cukup diperhitungkan keefektifannya di masa sekarang. Misalnya saja jejaring sosial facebook, ada dua fasilitas yang dapat dipergunakan dalam jejaring ini, diantaranya :
Facebook Groups adalah layanan untuk sarana komunikasi, berbagi dan berkumpulnya para pengguna Facebook yang memiliki kepentingan atau minat yang sama akan suatu hal.
Facebook Pages adalah layanan untuk memungkinkan seseorang berbagi bisnis dan produk dengan para pengguna facebook dalam bentuk halaman profil. Seperti profil bisnis, figur publik, band, politisi, dsb.
(facebook.info)
Dengan fasilitas tersebut, aplikasi PR dapat secara murah memberi info mengenai perusahaan, mempromosikan produk maupun event yang akan digelar, mengiklankan di jejaring facebook orang lain dengan biaya yang lebih murah daripada di televisi maupun secara cetak. Perlu dipertimbangkan keefektifan jejaring sosial ini, karena facebook di Indonesia mencapai pada titik pengguna yang cukup banyak, jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya di Asia Tenggara, bahkan dunia.
Internet sebagai teknologi paling canggih pada era dewasa ini memiliki beberapa kendala, di mana internet tidaklah mampu menjangkau semua kalangan. Penggunaan internet pada umunya hanya terbatas pada kalangan intelektual dan yang mampu membeli teknolologi yang dapat menghubungkan ke dunia maya. Di Indonesia sendiri masih sangat sedikit golongan yang demikian, masih banyak daerah yang sebagian besar penduduknya belum memiliki bahkan menyentuh teknologi tersebut seperti komputer, laptop, handphone yang memiliki fasilitas wap 2.0 dengan jaringan yang memadai dan peralatan lainnya.
Masyarakat cenderung memilih menggunakan media cetak, atau menonton televisi guna mendapatkan informasi yang telah sangat akrab dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Image dunia maya yang melekat pada segala sesuatu yang ada di internet, membuat masyarakat merasa takut menggunakannya terlebih lagi mempercayai informasi yang ada di internet. Hal ini tentunya dialami oleh sebagian kalangan masyarakat dengan latar belakang pendidikan yang masih rendah, Sementara informasi PR sebaiknya harus menjangkau semua kalangan.
Kendala juga terjadi pada rawannya manajemen isu yang kadang menjatuhkan competitor secara tidak sehat dengan menyebarkan isu fiktif. Kemampuan kecepatan dan daya jangkauan internet yang luas membuat adanya oknum-oknum PR yang tidak sportif. Perlu adanya keahlian yang bersih tanpa ada rekayasa yang saling menjatuhkan.

Kegiatan Cyber Public Relations
Kegiatan PR bisa lebih fleksibel dari yang dilakukan di dunia nyata, ketika program kehumasan konvensional mengeluarkan budget hampir ratusan juta dalam sebuah perusahan besar, jika program tersebut dilakukan melalui Internet akan jauh lebih murah.
Publikasi
Kegiatan publikasi yang di lakukan PR dalam internet dapat dilakukan dengan jalan mengikuti mailing list-mailing list yang sesuai dengan target market perusahaan kita. Banyaklah menuliskan tulisan berupa artikel, press release mengenai perusahaan anda dalam milis tersebut. Dengan begitu seluruh anggota milis akan kena terpaan publikasi yang telah PR lakukan.
Selain mengikuti mailing list yang sesuai dengan target market perusahaan, PR juga harus secara berkesinambungan memproduksi e-newsletter kepada member website perusahaan anda. Tetapi, jangan sekali-kali melakukan spamming terhadap pengguna internet, karena dengan melakukan spamming maka kredibilitas perusahaan anda akan hancur. Karena spamming adalah kegiatan berkonotasi negatif bagi pengguna internet, spamming bisa dikatakan sebagai kegiatan yang memaksakan kehendak dalam memberikan informasi. Jalan yang paling aman adalah mengirimkan newsletter pada anggota website anda yang secara sukarela mendaftarkan alamat emailnya untuk dikirimkan informasi tentang perusahaan anda.
Menciptakan Berita (Media Relations)
Untuk menjaga hubungan baik dengan wartawan dapat dilakukan melalui email, jika seorang PR mempunyai database alamat email seorang wartawan akan lebih sangat mudah dalam mengirimkan siaran pres. Jika perusahaan anda mempunyai siaran pres yang butuh disampaikan dengan segera, anda tinggal sekali “click” maka siaran pres anda akan langsung sampai di meja wartawan.
Untuk tetap menjaga hubungan baik, anda bisa menyapa wartawan tersebut lewat email menanyakan kabar wartawan tersebut dan kegiatan-kegiatan yang sedang dilakukan. Malah jika anda sudah sangat akrab dengan wartawan tersebut anda dapat melakukan wawancara / konferensi dengan menggunakan Instant Messenger seperti Yahoo Messenger, ICQ, atau yang lainnya.

Sarana Kegiatan Cyber Public Relations
Menurut Agus Rusmana, sarana bagi kegiatan Cyber PR adalah sebagai berikut;
  • Press Releases: Dengan online PR, press release dapat terkirim langsung ke penyaji media (media outlets) pada cakupan regional, nasional maupun internasional (tergantung sasaran yang diinginkan).
  • Expert Articles: adalah tulisan/ artikel (disebut sebagai white papers) tentang sebuah topik yang berkaitan dengan produk perusahaan yang dibuat oleh seorang ahli (limuwan/ peneliti) tanpa menyebut merek atau produknya. Tulisan ini paling mudah diterbitkan karena tidak pernah dikategorikan sebagai iklan. Beberapa penulis minta dibayar sehingga perlu diperhitungkan sebagai biaya iklan.
  • Email Newsletters: merupakan gabungan isi yang informatif dan iklan ‘terselubung’ yang terkirim sebagai e-mail, atau bisa juga diperlakukan sebagai spam (surat sampah yang mengganggu). Newsletter yang bisa ditulis menggunakan format teks dan/ atau HTML ini bisa berupa artikel, informasi tentang penjualan dan promosi, berita ringkat dan survey.
Di samping kendaraan yang sudah biasa digunakan, terdapat beberapa kendaraan baru yang belum umum tapi dapat dan layak dipertimbangkan untuk digunakan sebagai kendaraan online PR yang disebut Podbloginars (podcast-blog dan webinar):
  • Blogs: dikenal juga sebagai “web logs,” yaitu jurnal online yang ditulis oleh eksekutif perusahaan dalam gaya informal dan bernada percakapan yang mengomunikasikan gagasan penulis tentang sebuah event dalam industri dan di lingkungan perusahaan.
  • Webinars: merupakan singkatan dari “Web Seminar” yang bisa ditayangkan langsung atau siaran tunda, dimuat dalam situs web, dan dapat diputar ulang oleh pengunjung situs yang berminat. Webinar menggunakan komputer dan saluran telepon untuk mengirimkan presentasi PowerPoint, demo produk atau aplikasi web, dan rekaman video.
  • Podcasts: merupakan strategi pemasaran online terbaru. Podcast adalah rekaman suara sebuah siaran yang dapat didownload ke iPod dan MP3/ MP4 players. Umumnya diproduksi oleh siaran radio independen, namun perusahaan besar sudah mulai menggunakannya sebagai saluran distribusi dan iklan.
Kendaraan PR ini merupakan perluasan penggunaan fasilitas online yang dianggap lebih mampu secara aktif mendekati dan menarik perhatian sasaran daripada pemuatan artikel, tulisan atau iklan dalam website yang pada umumnya sudah dibuat oleh hampir semua perusahaan saat ini. Keistimewaan dari kendaraan ini adalah sifatnya yang aktif mendekati sasaran sementara website bersifat pasif menunggu kedatangan pengunjung yang kebetulan “lewat” dan berhenti untuk ‘window shopping’.

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Recent Posts